Selasa, 07 Juli 2020

Jurnal Minggu ke-7 Kelas Kupu-Kupu




Bismillahirrahmanirrahim...

Pekan ke-7... Artinya tinggal sepekan lagi kelas Bunda Cekatan akan berakhir. Tinggal selangkah lagi kelas mentorship akan tutup buku, tergantung personal nya apakah akan melanjutkan ataukah stop.

Di pekan ini, Batara mentor dan mentee saling mengirimkan surat cinta. Mengutarakan perasaan terdalamnya terkait program mentoring ini. Selain itu, selaku mentor harus menjelaskan perkembangan menteenya dan sebagai mentee juga menceritakan perkembangan kemajuan mentornya.

Setelah itu menggambarkan perumpamaan perkembangan diri dalam bentuk kupu-kupu. Kupu-kupu diwarnai sesuka hati secerah atau sekelam apapun warnanya, itu adalah pilihan masing-masing. Dan gambar yang dibuat pun menunjukkan kondisi hati dan perasaannya selama mengikuti kelas mentoring ini.

Surat cinta

Selaku mentor, saya telah menyerahkan surat cinta ke mentee ku. Surat yang kubuat sesuai dengan perasaanku selama membersamai mereka.



Alhamdulilah sudah mendapatkan balasan dari kedua Mentee dan semuanya membuat meleh dan terharu. Merasa belum melakukan hal yang banyak tapi diapresiasi sedemikian rupa. Luv u all sisters 😘😘.

Surat dari Mba Dyah


🌸🌸🌸🌷🌷🌷🌻🌻🌻🌹🌹🌹

Dear Mentorku yang baik...

Pertama-tama mohon maaf atas keterlambatan balasan saya πŸ™

Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, Mba Nelly telah bersabar mendampingi saya yang penuh kekurangan ini. 

Selama tujuh pekan ini saya belajar untuk menaklukkan rasa ingin berhenti karena lelah menjalani multitasking saat punya bayi. Saya merasa menjalani mentoring sekedarnya saja. Toh yang mengerjakan juga suami. Tapi sekarang saya melihatnya dengan perspektif yang berbeda. Ini adalah bentuk support saya untuk suami. Karena saya lihat dengan saya mengupdate progres aquaponik ini, beliau semakin bersemangat. Meskipun lelah berbagi tenaga dan pikiran untuk pekerjaan lainnya, termasuk membantu saya mengasuh bayi, beliau "keep going" menjalani berbagai keribetan membangun instalasi. Ini membuat saya terharu, dan menguatkan hati untuk "keep going" juga.

Terima kasih juga, Mba Nelly bersedia menjawab pertanyaan-pertanyaan receh saya yang kadang mengganggu istirahat πŸ™

Dengan segala kerendahan hati saya bersyukur dipertemukan dengan pembimbing yang penuh kesabaran, selalu mensupport kemajuan saya meskipun sedikit.

Jazaakillahu khairan, semoga setiap hari dalam hidup Mba Nelly penuh berkah aamiin.. 

Peluk jauh dari seputaran pantai Teluk Penyu πŸ€—πŸ˜˜❤️

Dyah

🌹🌹🌹🌻🌻🌻🌷🌷🌷🌸🌸🌸

Surat dari Mba Fita



🌸🌸🌸

Surat dari mentor juga sudah saya terima dari Mba Aisyah


Surat pun kubalas kepadanya



Rayakan kemajuan

Saatnya merayakan kemajuan selaku mentee ataupun mentor. Mengucapkan terimakasih untuk semua pihak yang telah berjasa dalam kelas kupu-kupu ini. Terima kasih kepada mentor yang telah mengarahkan dan membimbing, sehingga nampak nyata kemajuan dari program yang diharapkan dan dibutuhkan. #terimakasihmentor

Berterimakasih pula kepada mentee, yang dengannya akhirnya bisa merasakan pengalaman sebagai mentor dan bisa berbagi ilmu dan bermanfaat bagi orang lain. #terimakasihmentee




Kupu-kupu

Kupu-kupu telah selesai diwarnai. Berbagai macam warna ada disana. Warna yang menyimbolkan harapan, motivasi, kesyukuran, persahabatan dan juga kebahagiaan. Meski demikian tetap ada semburat kelam di dalamnya yang menyimbolkan kegalauan dan kejenuhan dan kebingungan diawal program Bunda Cekatan pada kelas ulat-ulat.

Semakin akhir alhamdulilah semakin ketemu titik terangnya. Semakin banyak ilmu yang saya tangkap dan semakin banyak harapan akan mampu berguna bagi manusia sekitar.



#jurnalke7
#tahapkupukupu
#buncek1
#institutibuprofesional

Selasa, 30 Juni 2020

Jurnal Minggu ke-6 Kelas Kupu-Kupu


Bismillahirrahmanirrahim

Tinggal beberapa Minggu lagi kelas kupu-kupu akan berakhir. Tak boleh lalai apalagi patah semangat. Harus terus melaju dengan semangat tinggi. Sangat disayangkan jika menyerah setelah berjalan sampai sejauh ini.

Untuk lulus dari kelas Bunda Cekatan sangatlah mudah. Tinggal mengerjakan dan menyetorkan jurnal mingguan meskipun asal-asalan, semudah itu. Namun apakah ada kebanggaan jika jika berhasil mendapatkan sertifikat kelulusan namun kita tidak cekatan di mind map kita?

Seperti itulah kira-kira gambaran yang ingin disampaikan oleh Bu Septi kepada semua mahasiswi kelas Bunda Cekatan Batch 1. Terus terang saya merasa tersindir dengan paparannya Minggu ini. Beliau yang lebih tua dari kita namun semangat belajar dan berbaginya tidak pernah pupus. Masya Allah.. betapa banyaknya tabungan jariah beliau πŸ₯°

🌸🌸🌸

Pekan ini yang dilakukan adalah fokus pada kemajuan dengan cara fokus ke depan dan tidak melihat ke belakang lagi serta fokus pada solusi, jangan fokus pada masalah. Saatnya high speed, full konsentrasi.

Tugas yang harus dilakukan adalah dengan membuat master mind, dengan menuliskan kesuksesan apa hari ini, kemajuan apa yang telah dicapai sesuai mind map masing-masing. Ilustrasikan perasaan hari ini dengan gambar. Kemudian buatkan aliran rasan dan minta testimoni dari orang terdekat.

🌸🌸🌸

FOKUS PADA KEMAJUAN

Alhamdulilah pekan ini banyak target yang telah tercapai. Rencana yang telah disusun malamnya alhamdulilah bisa dilaksanakan keesokan harinya. Beruntung juga untuk tugas pekan ini sangat terkait dengan mind map saya dalam hal manajemen waktu melalui bullet journal. Jadi semua pencatatan kegiatan harian bisa lebih mudah.


ALIRAN RASA

Alhamdulilah pekan ini banyak target yang tercapai. Semakin bersemangat dan terpacu setelah menonton video Bu Septi. Sangat tersentil dengan perkataan beliau yang menganjurkan untuk high energy ending dan tidak menjadi kupu-kupu kosong. Alhamdulilah perkembangan dalam pola tidur sudah sangat baik dan pelaksanaan to do list juga sudah semakin banyak tercapai.

FOTO DIARY

Jumat
Gambar : sayur brokoli
Arti : Dalam hari ini saya berhasil melakukan kegiatan berkebun. Mulai dari menggemburkan tanah, memindahkan tanaman bayam (penjarangan) , juga menyemai benih sayuran: kangkung, selada ungu, sawi hijau, pakcoy, selada hijau, mint, daun bawang, dan basil.

Sabtu
Gambar : Bullet journal
Arti : Hari ini berhasil membeli amunisi untuk bullet journal. Mulai dari 3 jenis kertas (polos, bergaris, kotak), pulpen kaligrafi, spidol dan binder. Rencananya ingin memperbaiki tampilan dan susunan bullet journal biar lebih eye catching dan lebih memudahkan dalam perencanaan manajemen waktu.

Ahad
Gambar : No gadget
Arti : Dalam sehari semalam berhasil meminimalisir penggunaan gadget. Sama sekali tidak nonton TV dan HP hanya dipegang selama 2 jam saja  πŸ‘πŸ‘πŸ‘.

Senin
Gambar : petir
Arti : Habis marah dengan anak-anak karena bertengkar melulu. Jadinya emak menghukumnya. Setelah ini merasa bersalah 😩😭. Tapi alhamdulilah mereka janji tidak berbicara kasar lagi dengan saudaranya. Semoga mereka senantiasa berbicara baik dan berkualitas. Aamiin

Selasa
Gambar : Jempol oke
Arti : Target harian tercapai semua. Mulai dari menggunting rambut anak-anak, memindahkan bibit ke instalasi aquaponik dan mencuci AC.


TESTIMONI

Yang memberikan testimoni mengenai perkembangan pola tidur dan pengaplikasian to do list dalam bullet journal adalah pak suami. Menurut beliau untuk pola tidur sudah ada kemajuan dalam hal bangun tidur karena sudah tidak pernah tidur selepas shalat subuh lagi. Namun untuk waktu tidur masih kurang karena masih sering tidur larut malam.

#jurnalke6
#tahapkupukupu
#buncek1
#institutibuprofesional

Senin, 22 Juni 2020

Jurnal Minggu ke-5 Kelas Kupu-Kupu



Bismillahirrahmanirrahim

Tak terasa sekarang sudah setengah jalan di kelas kupu, tepatnya di Minggu ke-5. Alhamdulillah telah melakukan evaluasi dan pengecekan progres dari tujuan yang telah dibuat di pekan ke-3. Telah melakukan selebrasi bersama-sama baik sebagai mentee maupun mentor. Pun 360 feedback yang telah terlaksana.

Mentor

Sebagai mentor aquaponik, saya telah melakukan evaluasi bersama dengan mentee sudah sejauh mana progres pelaksanaan rencana pembuatan instalasi aquaponik. Alhamdulillah baik Mba Fita maupun Mba Dyah telah melakukan yang terbaik dalam pengaplikasian tujuan masing-masing, baik dengan mempermantap ilmunya maupun menyelesaikan pengerjaan proyek instalasi.

Untuk false celebration, kami melakukannya via WhatsApp messenger, karena audio Mba Fita lagi bermasalah.



Mentee

Sebagai mentee manajemen waktu dengan menggunakan bullet journal, saya merasa masih baaaanyak yang harus diperbaiki dan dibenahi terutama dalam hal komitmen dan konsisten. Masih sering bersantai memegang gadget sampai lupa waktu akhirnya pola tidur masih kacau tidur jam 00.00. Walaupun sudah tidak tidur sehabis sholat lagi tapi jadinya masih sering kliyengan. Untuk kedepannya semoga masih bisa diperbaiki lagi.

False celebration kami rayakan dengan video call bersama seluruh mentee Mbak Aisyah. Disini kami mengutarakan kendala dan permasalahan  dalam penggunaan bullet journal. Selain itu kami juga mengevaluasi progres kinerja kami dalam pengaplikasian bullet journal sehari-hari.



Feedback dari suami dan anak-anak: masih perlu memperbaiki pola tidur dan mengontrol kadar Omelan dan marah-marah yang masih tinggi. Hehehe


#jurnalke5
#tahapkupukupu
#buncek1
#institutibuprofesional

Selasa, 16 Juni 2020

Jurnal Minggu ke-4 Kelas Kupu-Kupu



Bismillahirrahmanirrahim

Memasuki pekan ke -4 tantangan semakin besar. Semakin dituntut keseriusan untuk tetap fokus ataupun kalo tidak melepaskannya.

Dari hasil diskusi dengan para bunda di group WA Bunda Cekatan IP Sulawesi, Bunda Hasriani Santaria menyimpulkannya sebagai berikut :

1. Eksplorasi
perjelas maksud n tujuan, apakah sdh sesuai dg tujuan awal (explore), kenal satu sm lain (selama 4 pekan ini sy mengenali anda sprt ini), terima feedback n respon feedback, negosiasikan agenda jk hub berlanjut,

2. Pemahaman Baru
Berikan respon kondtruktif misalnya dg mengatakan Sampaikan dulu apa yg sdh bgs selama ini, akan lebih baik lg, identifikasi kebutuhan pengembangan mentorship Qt

3. Action Plan
Mendorong bpkir alternatif lain kpd mentee, bantu membuat keputusan stlh mentte mngutarakannya, kembangkan action Plan, pantau kemanjuran n evaluasi

Pertanyaan untuk check in

1. Apakah anda cukup nyaman, jujur dan terbuka, tentang keterampilan, tantangan, pemahaman, informasi, ide dan saran
2. Prioritas
Apakah kesepakan kita berdua menjadi prioritas ? Fokus tidak dengan mentorship kita ini?
Evaluasi: berlanjut apa tidak mentorship kita ini ?
3. Tindak lanjut
Sudahkah anda menyusun daftar point-poin yang  akan dibahas?
Kelola hati masing2 dalam menerima feedback.

Pertanyaan penutup

1. Proses
apa yang sudah anda kerjakan dan apa yang anda harapkan dari proses ini untuk mentor dan mentee
2. Pemberdayaan
Apa kekuatan terbesar  atau hal yang menghalangi
3. follow up
Informasi apa lagi yang anda butuhkan.

🌸🌸🌸🌸🌸🌸

Dari proses tersebut, baik sebagai mentee maupun mentor alhamdulilah program mentoring tetap lanjut.

Mentee

Sebagai mentee dari kegiatan bullet journal, hal yang menjadi kendala selama ini adalah konsistensi dalam mencatat atau menjurnal kegiatan yang telah dilaksanakan. Namun alhamdulilah karena mentor saya selalu memberikan semangat dan contoh isi bullet journal, jadinya ikut semangat membuat dan merangkum.kegiatan harian.

Mentor

Untuk Mbak Dyah kendala yang dihadapi adalah karena pembuatan instalasi aquaponik dikerjakan sendiri oleh suaminya, maka saat beliau lagi aga tugas kantor ataupun lagi letih, pengerjaan instalasi tersendat.

Untuk Mbak Fita, masih dalam taraf merampungkan membaca ebook aquaponik yang berisi metode dan instalasi untuk memantapkan pembuatan instalasi aquaponik di rumahnya. Disamping menghitung budget yang dibutuhkan dalam pengerjaannya.

#jurnalke4
#tahapkupukupu
#buncek1
#institutibuprofesional

Selasa, 09 Juni 2020

Jurnal Minggu ke-3 Kelas Kupu-Kupu



Bismillahirrahmanirrahim

Libur panjang habis lebaran telah selesai dan saatnya masuk kelas lagi. Kali ini kelas kupu-kupu memasuki Minggu ke-3 kelas mentoring.

Minggu ke 3, kita harus membuat skala prioritas, menentukan tujuan  dan menyusun rencana terkait hal yang dijadikan topik bahasan mentoring yang harus mengacu pada mind map.

Mentee

Sebagai mentee dari bidang manajemen waktu (bullet journal), hal yang paling menjadi fokus perhatian adalah mengenai pengaturan pola tidur. Selama ini saya menyadari bahwa pola tidur saya amburadul dan tidak berpola. Tidur kemalaman dan habis sholat subuh tidur lagi. Jika tidak, maka seharian merasa tidak fit dan badan kurang segar.

Akibat yang ditimbulkan juga bisa banyak. Selain kerjaan harian bisa terbengkalai, juga membuat gampang emosi dan uring-uringan.

Berikut ini rencana, tujuan dan skala prioritas yang ingin saya capai dalam program mentoring :



Mentor

Sebagai mentor di bidang aquaponik, alhamdulilah 2 orang mentee saya sangat kooperatif dan bersungguh-sungguh dalam menjadikan berkebun (aquaponik) sebagai family projects. Mbak Fita lebih memilih aquaponik yang modern minimalis dengan model vertical garden. Sedangkan Mbak Dyah sudah hampir action dalam membuat modul aquaponik yang model horizontal.

Semangat yang luar biasa untuk kedua mentee ku tersayang πŸ₯°πŸ’ͺπŸ’ͺ


#jurnalke3
#tahapkupukupu
#buncek1
#institutibuprofesional

Kamis, 14 Mei 2020

Jurnal Minggu ke-2 Kelas Kupu-Kupu



Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah sudah dipekan ke 2 dengan status Makassar masih PSBB.

Untuk pekan pertama alhamdulillah dapat mentor dan 1 mentee. Tapi di pekan ke 2, malah dapat tambahan mente, yaitu Bunda Dyah Widi Subekti dari Cilacap Jawa Tengah. Alasan dari Bun Dyah baru melamar menjadi mentee Saya adalah karena beliau sempat melamar ke beberapa mentor, namun tidak direspon sama sekali setelah ditunggu beberapa hari dan juga beberapa kali ditolak menjadi mentee dan mentor. Dan diputuskan untuk 1 Hari dipergunakan untuk perkenalan Dan selanjutnya melanjutkan tahap ke 2, yaitu self assessment




MENTOR

Untuk pekan ini, Saya dan Mbak Aisyah memutuskan melakukan video call via messenger dan dilaksanakan pada hari Senin, 11 Mei 2020.

Adapun tahapan yang akan dilakukan di pekan ke 2 tahap Kupu-Kupu telah dibuatkan resume oleh mbak Aisyah sebagai berikut :

1. Buat assesment diri sendiri apakah ilmu ini adalah skill baru atau teknik baru ✅
2. Sebutkan tantangan terbesar yg dihadapi✅
3. Share hal tersebut dalam sebuah video/foto dan berikan kepada mentornya✅ _atau videoc langsung juga boleh_
4. Mentor juga akan melakukan hal yg sama✅
5. Saling terbuka utk menentukan apakah program kedepan masih mentor-mente atau permentorship _(belajar bersama)_✅
6. Membuat jadwal untuk membuat obrolan video *boleh menggunakan aplikasi apa saja* ✅
7. Isi jurnal pekan ini
❤ menilai tingkat keahlian masing2
❤ mengungkapkan rasa bertemu dengan pasangan✅

🌸🌸🌸

Setelah kami membahas masalah tantangan, kendala dan self assessment, akhirnya kami mengerucut pada kesimpulan bahwa kami akan menjadi peer mentoring. Saling berbagi informasi dan ilmu terkait mind map kami yaitu manajemen waktu. Saya membutuhkan ilmu bullet journal, sedangkan mba Aisyah membutuhkan ilmu penerapan aplikasi Trello.



MENTEE

1. Fita Rahmat

-  Self assessment


  • Telah mengenal aquaponik, hidroponik Dan berkebun konvensional. 
  • Sudah pernah ikut seminar berkebun yang narasumbernya penulis buku hidroponik 
  • & punya bukunya meski baru baca sekilas. 
  • Pernah mengikuti kulwap berkebun IP kaltara. 
  • Ikut grup Facebook hidroponik. Jadi sudah liat proses hidroponik & aquaponik sehingga tahu bedanya.


- Tantangan dan kendala


  • Belum pernah serius praktek, setelah seminar hidroponik langsung beli first kit berkebun baru sampai menanam benih, tumbuh tunas dimainin anak-anak jadi gagal berkebun karena waktu itu rumah belum ada halaman sama sekali cuma teras full keramik.
  • Dan setelah pindah ke rumah yang ada halaman samping dan depan rumah, berkebun dimasukkan sebagai proyek keluarga. 
  • Untuk kendala yang mungkin bakal dihadapi adalah kehadiran siput dan lintah yang dikhawatirkan bisa merusak tanaman.



2. Dyah Widi Subekti

- self assessment


  • Sudah cukup  lama mengenal aquaponik dan teman-temannya (hidroponik, hidroganik, vertiminaponik) .
  • Punya buku tentang hidroponik,
  • Sering menonton video-video tentang aquaponic yang ada di YouTube. 
  • Suami juga mengikuti grup FB seputar topik tersebut.
  • Untuk ikannya sendiri, suami pernah belajar langsung ke peternak.


- Tantangan dan kendala


  • Qadarullah baru sekarang datang kesempatan untuk merealisasikan minat di bidang agro ini.Jadi intinya, sudah belajar tapi belum punya pengalaman.


  • Dalam mind map, dituliskan salah satu topik utama agribisnis. Tapi dalam T30 kemarin yang ditekuni topik pengasuhan anak, karena dipikir baru bisa berkebun nanti saat si ayah libur panjang di bulan Juni-Juli. Qadarullah lagi, dengan adanya Corona, libur jadi lebih awal meski tetap WFH.
  • Mengingat ketahanan pangan keluarga sangat urgent di masa krisis ini, maka keluarga beliau membulatkan tekad bahwa inilah saatnya memulai. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, keluarga beliau ikhtiar belajar beternak ikan dan menanam sayuran dengan sistem aquaponik.
  • Kendala yang mungkin bakal dihadapi adalah kehadiran belalang yang dikhawatirkan bisa merusak tanaman.



#jurnalke2
#tahapkupukupu
#buncek1
#institutibuprofesional

Jumat, 08 Mei 2020

Jurnal Minggu ke-1 Kelas Kupu-Kupu



Bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillahi rabbil Aalamiin... Masih bisa bertahan di kelas Bunda Cekatan. Pekan ini memasuki fase Kupu-Kupu muda. Kupu-Kupu yang masih belajar terbang setelah sebulan berpuasa selama bertapa di fase kepompong.

Tugas Kali ini adalah menjadi mentor dan mentee. Bagi Saya, ini adalah tugas yang sangat menantang. Karena selama ini senantiasa berada di fase Aman zona nyaman dengan tidak pernah berpartisipasi dalam membagi ilmu yang dimiliki.

Rasa tidak percaya diri sempat membebani fikiran, apakah Saya bisa, apakah Saya mampu?? Apa potensi terbesar yang Saya miliki dan layak dibagi ke orang lain? Setelah merenung dan akhirnya mengerucut ke bidang aquaponik. Ilmu baru yang sudah Saya dan suami tekuni dalam 1,5 tahun belakangan ini. Aquaponik ini pula yang telah Saya jadikan project keluarga dalam  komunitas IP dan membuat video presentasi. Sebenarnya masih ada ilmu yang bisa Saya bagi yaitu tentang yoga dan aplikasi Trello buat pemula untuk pembuatan to-do list. Tapi keputusan akhir tetap ke aquaponik.

Sempat tidak yakin bakal ada yang melamar menjadi mentee. Tapi alhamdulillah malah ada 4 yang mendaftar, walaupun belakangan hanya 1 yang bertahan.



🌺🌺🌺🌺🌺

Mentee

Bunda yang bertahan adalah Bunda Fita Rahmat dari IP Jakarta. Seorang working mom dengan 4 orang anak yang bersemangat berkebun dan mendalami ilmu aquaponik. Why?? Karena Salah satu fungsi dari berkebun adalah menghilangkan stress, sesuai dengan mind map nya dalam Manajemen Emosi.

Banyak kesamaan yang kami miliki, setelah berkenalan lebih dalam. Mba Fita demikian Saya memanggilnya adalah seorang ASN di Kementerian Keuangan Dan Saya di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kami sama-sama suka hiking dan tracking, pernah mendaki gunung, mind map sama-sama di manajemen emosi, puasa kelas kepompong juga sama-sama puasa menahan marah. Dan yang jadi tempat pelampiasan marah biasanya ke anak 😒.

Alhamdulillah kami saling me support, saling mendukung dan saling menyemangati dalam memainkan peran kami sebagai ibu. Dan setelah perkenalan seminggu ini, Saya merasakan kedekatan dengan beliau. 😍😍


Mentor

Waktu memilih mentor yang sesuai dengan mind map, Saya sempat bingung memilih yang Mana. Semua mentor memiliki ilnubyang luar biasa. Kalo bisa memilih malah Saya mau dimentiring dalam segala bidang. Tapi Bu Septi hanya memberikan kesempatan 1 orang mentor. Dan mentor yang Saya pilih adalah Bunda Aisyah Fitriana Nurhasanati Admaja dari IP Samkabar.

Mbak Aisyah ini Saya kenal di kelas Ulat-Ulat di rumah Uluwatu dan manajemen emosi. Paling cepat progressnya dalam Penerapan bullet journal walaupun baru mengenal selama beberapa bulan.

Alasan Saya memilih bullet journal adalah agar bisa lebih tertata dalam memanage waktu dan rencana yang sudah ditulis bisa dilaksanakan. Insya Allah..


#jurnalke1
#tahapkupukupu
#buncek1
#institutibuprofesional