Selasa, 10 November 2020

JURNAL HEXAGONIA ZONA H


 



Bismillahirrahmanirrahim

Memasuki pekan pertama di zona H, kali ini tema yang diusung adalah Habit to Nation. Bagaimana kita membentuk habit/kebiasaan baik dalam mewujudkan karakter utama yang ingin diperjuangkan hingga akhir kelas Bunda Produktif ini.

Tidak gapang untuk membuat kebiasaan baru yang selama ini sudah dalam posisi nyaman. Hanya kemauan keras dan pondasi kuat yang mampu membuat yang bertahan dalam habit ii sebagai pemenang.

*****

Di Cohouse 3 Sustainaable living telah dibahas secara berjamaah, habit apa yang harus diperkuat seama menjalani milestone menuju project passion. Berbagai argumen dikeluarkan untuk menguatkan pendapat. Dan akhirnya dipilihlah habit yang dibutuhkan dalam 4 milestone kami.


Untuk milestone 1, habit yang dibutuhkan adalah minim sampah adalah :




Setelah diperoleh habit yang mendukung dalam terlaksananya milestone 1 : Minim sampah, saatnya mengetahui faktor penghambat apa saja yang bakal muncul dan apa solusi dari permasalahan tersebut.

Adapun faktor penghambat dan solusinya dapat dilihat disini ya....


Evaluasi selama 2 minggu di zona H alhamdulillah berjalan dengan baik. Tekad untuk memiliki jiwa disiplin dalam hal sustainable living, khususnya di milestone 1 : minim sampah berdampak nyata. Tidak ada lagi tumpukan sampah di bak sampah besar depan rumah. Sampai-sampai petugas sampahnya heran sudah berhari-hari mau ambil sampah tapi baknya kosong. hehehe

Alhamdulillah.... Masya Allah ❤❤




Ini adalah langkah kecil untuk sebuah hasil yang besar. Bagaimana memulai dari diri sendiri dan keluarga meminimalisir sampah yang dihasilkan. Bagaimana memilah sampah baik organik maupun anoganik yang selanjutnya didaur ulang ataupun diolah menjadi berbagai macam kegunaan. 

Semuanya untuk sebuah cita-cita mulia... Demi keberlangsungan bumi ini agar keindahannya masih bisa dinikmati anak cucu kita kelak...❤❤

#HexagonCity

#Hexagonia

#HabittoNation

#KuliahBundaProduktif

#InstitutIbuProfesional


Selasa, 27 Oktober 2020

Jurnal hexagonia 4


Bismillahirrahmanirrahim

Pekan ini para anggota cohouse  Taman Cinta Semesta berembuk terkait membangun zona karakter. Karakter yang dibangun harus mengandung karakter moral dan karakter kinerja yang harus dimiliki oleh seluruh anggota cohouse agar project passion dapat berjalan lancar dan mencapai Pulau impian.

Ke 3 karakter moral itu adalah :

1. Moral knowing

2. Moral feeling

3. Moral action.

Karakter tersebut didiskusikan di grup cohouse. Karakter apa saja yang bisa memberi energi besar sehingga project passion bisa berjalan sesuai tujuan (boost) dan karakter apa yang berpotensi menghambat project passion (delay) bahkan dapat menghentikan project passion tersebut (risk).

Semua ini didiskusikan bersama-sama selama beberapa hari. Alhamdulillah bisa dirumuskan karakter tersebut dengan baik walaupun terdapat beberapa kendala yang masih bisa tertangani dengan baik oleh leader cohouse, mbak Anita.


🌸🌸🌸

Untuk karakter boost yang berhasil dirumuskan di grup cohousing 3 sustainable living, adalah :

1. Percaya diri

2. Tekun/telaten

3. Disiplin



Sedangkan untuk delay, sikap yang harus dihindari adalah:

1. Lamban

2. Malas

3. Tidak tegas

4. Kurang percaya diri

5. Moody

6. Ketergantungan

7. Miskomunikasi

Untuk risk, karakter yang sama sekali tidak boleh dilakukan adalah :

1. Tidak bertanggungjawab

2. Egois

 


Khusus untuk boost, Saya memilih karakter yang harus Saya perkuat selama 6 bulan kedepan agar membentuk kebiasaan dan karakter kinerja yang baik adalah "DISIPLIN".

Kenapa disiplin?? Karena Saya sadar diri, masih belum mampu mengontrol manajemen waktu yang baik, masih suka menunda- nunda kerjaan dan belum bisa on time. How poor me 😭😭

Insya Allah, semoga dalam kelas Bunda produktif ini Saya bisa melejitkan semua potensi yang sudah nampak maupun yang masih terpendam dalam diri Saya. Semoga Saya bisa menaklukkan waktu dan memanfaatkan dengan sebaii-baiknya. Semoga mampu menjadi role model disiplin bagi anak, keluarga dan lingkungan. It's so difficult, but nothing impossible. Jika Allah berkehendak, tidak ada yang tidak mungkin.

Semangat πŸ’ͺπŸ’ͺ


#HexagonCity

#Hexagonia

#CharactertoNation

#KuliahBundaProduktif

#InstitutIbuProfesional

Selasa, 20 Oktober 2020

Jurnal hexagonia 3

 



Bismillahirrahmanirrahim


Pekan ini Saya sangat tekun mengikuti dengan semangat pemaparan founding mother, Bu Septi setiap hari Rabu malam. Bagaimana menyatukan passion dalam passion canvas. Pun dilanjut dengan penjelasan bu walikota terkait tugas minggu ini. Aslinya membakar semangat πŸ’ͺπŸ’ͺ.

Satu kutipan yang sangat memotivasi adalah jangan sampai kita tidak memiliki mimpi. Karena orang yang tak memiliki mimpi hanya akan berjuang mewujudkan mimpi orang lain.

🌸🌸🌸

Setelah merenung sejenak dan memantapkan Hari dari berbagai passion di bidang sustainable living, Saya memilih aquaponik. Mengapa?? Karena sejak 2 tahun lalu sampai saat ini telah mempraktekkannya di lahan terbatas depan rumah dan alhamdulillah sudah membagi pengalaman ke beberapa orang mengenai teknik beraquaponik.

Selain itu, ada mimpi besar dari semua ini. Kelak, kami bermimpu memiliki lahan yang lugas yang didalamnya terdapat berbagai jenis instalasi aquaponik. Ada untuk menanam padi, sayur dan buah. Disana nanti operasionalnya akan dikerjakan oleh santri penghapal Quran yang kurang mampu. It's my dream. My family dream.



🌸🌸🌸

Setelah membuat passion canvas, semua warga Hexagon City merembukkan project passion di co house masing-masing. Di sustainable living co house 3, kami menentukan tenggat waktu pengumpulan passion canvas dan menjelaskannya. Setelah komplit barulah diputuskan project mana yang akan dipilih yang nantinya akan mewakili cohouse 3 saat penjabaran di cluster 11. Dan yang kami pilih adalah Taman Cinta Semesta. ❤️❤️

Alhamdulillah semua berjalan lancar, walaupun kendala komunikasi masih terasa. Tapi sejauh ini masih bisa dikontrol dengan baik oleh cohouse leader...


#HexagonCity

#Hexagonia

#ProjectPassion

#KuliahBundaProduktif

#InstitutIbuProfesional




Senin, 05 Oktober 2020

Jurnal hexagonia 2


Bismillahirrahmanirrahim..

Jurnal Pekan ke-2 adalah Jurnal tahap membangun struktur organisasi Kota.

Selama sepekan ini kami warga Hexagon City melaksanakan Pemilu Raya dilakukan serentak pada Hari Senin 5 Oktober 2020 pukul 07.00 WIB s/d Hari Selasa 6 Oktober 2020 pukul 07.00 WIB.

Sebanyak 945 perempuan hebat dari berbagai Wilayah Republik Indonesia dan di berbagai belahan bumi lainnya fokus untuk memilih salah satu dari 6 perempuan keren yang nantinya akan maju menjadi Walikota Hexagon City. 

Ke 6 perempuan hebat ini adalah :

1. Elva Citra Sari

2. Setiorini, S.Si

3. Endang Prasdianti

4. Erni Arie Susanti

5. R. Ngt. Siwi Aryani R.

6. Nani Nurhasanah 

1 kata yang mewakili pemilihan walikota ini. KEREN !! Kenapa keren? Karena sejak prose's pemilihan leader co house hingga terpilihnya kandidat walikota, gak ada yang namanya drama gontok-gontokan, gak ada isu SARA, gak ada saling menjatuhkan. Yang ada hanya peace, love and friendship. 😊

Dari Pemilu ini, Saya tersadar bahwa potensi perempuan Indonesia sangat luar biasa. Bayangkan jika 945 mahasiswi perempuan di Hexagon City mendapatkan peran di semua bidang sesuai passionnya, betapa hebatnya Indonesia. Dan Saya yakin, negara lain gak akan macam-macam dengan negara kita.

Yang tak kalah pemilik peran terbesar suksesnya acara ini adalah Tim sukses masing-masing calon Walikota. Hanya dalam waktu seminggu mereka gercep membuat video, flyer dan kampanye lainnya agar calon usungannya bisa menang. Padahal kalo dipikir-pikir, mereka ini adalah ibu rumah tangga yang pasti memiliki bejibun tugas domestik di rumah, belum lagi yang kerja di ranah domestik. 2 thumbs for you, moms πŸ‘πŸ‘.

Hari Senin kemarin, Saya sudah menunaikan hak suara Saya dan memilih salah satu calon walikota. Calon Walikota andalan Saya ini memiliki visi dimana Hexagonia akan diajak terbang melesat untuk belajar, berkarya, dan berdampak. 



Sepertinya Indonesia bisa meniru semangat dan dedikasi Serta model pemilihan umum seperti di Hexagon City biar semuanya bisa berjalan dengan damai, Aman dan nyaman.


#HexagonCity

#Hexagonia

#KuliahBundaProduktif

#InstitutIbuProfesional



Senin, 28 September 2020

Jurnal Hexagonia 1

 



Bismillahirrahmanirrahim


Alhamdulillah... Alhamdulillah... Masih belum nyangka bisa ikut di kelas bunda produktif yang awalnya ragu mau ikut dan tidak. Tarik ulur maju mundur, akhirnya dengan bismillah dan izin suami mendaftarkan diri jadi mahasiswi bunda produktif.

🌸🌸🌸

Untuk denah rumah model hexagon yang telah diberikan, saya menampilkan rumah impian saya dan suami. Rancangan rumah masa depan yang sejalan dengan visi misi keluarga kami yang mengerucut ke sustainable living dan mengadaptasi metode permaculture dan ditambahkan aquaponik.

Khusus aquaponik, nanti akan ditanami berbagai jenis sayur-sayuran, buah-buahan, rimpang dan juga padi. Yang pastinya semua organik dan bebas zat kimia. Insya Allah..




Dalam denah rumah saya, didalamnya terdapat 7 ruangan yaitu:

1. Relaxing room : kamar tidur + kamar mandi, 

2. Spiritual room  : ruang ibadah yang difungsikan juga sebagai ruang diskusi membahas masalah agama, 

3. Science room : ruang perpustakaan untuk membaca berbagai kitab dan literatur serta membuat percobaan sederhana.

4. Healthy room : Ruang nge gym, yoga, senam dan TRE), 

5. Happy kitchen room : dapur yang juga difungsikan sebagai family room

6. Public room : ruang tamu, tempat menerima tamu.

7. Passion room : ruang menjahit dan membuat  hasta karya. 

Oh iya, di rumah hexagon ini kami menggunakan panel Surya biar semakin mensyukuri nikmat sinar matahari yang Allah berikan.

🌸🌸🌸

Untuk luar rumah, banyak proyek yang menanti, seperti kebun sayur, aquaponik, taman bunga, gazebo, pohon pisang, pohon kelapa, peternakan lebah, peternakan ayam dan peternakan sapi. Kotoran sapi akan dikumpulkan untuk selanjutnya dijadikan biogas untuk memasak.

Semua di kawasan rumah kami adalah 100% organik. Untuk sampah kami terapkan 3R, recycle, reduce dan reuse. Akibatnya, limbah disini hampir 0% karena semua sudah diolah di composter room. Dipilah berdasarkan jenisnya, diolah menjadi pupuk organik, diproses menjadi eco enzym ataupun dijadikan kerajinan tangan.


#HexagonCity

#Hexagonia

#KuliahBundaProduktif

#InstitutIbuProfesional







Selasa, 21 Juli 2020

Aliran Rasa Tahap Kupu-Kupu



Bismillahirrahmanirrahim

Finally.... Kelas Kupu-Kupu berakhir sudah yang menandai seluruh aktivitas perkuliahan Bunda Cekatan telah rampung. Saaangat banyak pengalaman berharga yang Saya dapatkan disini yang akhirnya merubah pola pikir dan Cara pandang Saya terhadap sesuatu.

Betapa akhirnya Saya memaknai pentingnya memanage waktu agar semua aktivitas bisa terlaksana. Bahwa waktu itu adalah uang bagi Pengusaha memang betul... Juga waktu adalah ilmu bagi pelajar. Dan saat ini Saya menyadari bahwa waktu itu adalah amal kebajikan.

Dan yang membuat Saya bahagia adalah saat Saya mengurus Kebun dan aquaponik ku. Sehingga saat diberi kesempatan berbagi ilmu dan pengalaman dalam kelas mentoring, Tema inilah yang Saya ambil. Because it's make me happy 😊😊

🌸🌸🌸

Seiring berjalannya kelas Bunda Cekatan, 1 per 1 peserta banyak yang berguguran. Entah karena Sakit, banyak kesibukan ataupun faktor lainnya. Sempat merasa kelimpungan dan merasa jenuh dengan banyaknya tugas yang ada, karena bersamaan tugasnya dengan komunitas Ibu professional. Tapi alhamdulillah..  Allah Maha Baik... Masih memberikan kemudahan dalam mengerjakannya.

Akhirnya setelah tahap kelas telur-telur dan Ulat-Ulat, Saya pun tertantang  untuk bisa Cekatan dalam memanage waktu. Karena masalah utama Saya dalam keseharian adalah belum  mampunya fokus dan mengorganisir waktu, yang membuat banyak waktu terbuang percuma dan banyak pekerjaan terbengkalai. It's my fault πŸ˜­πŸ˜”.

Dan sayapun menyadarinya. Saya mau berubah... Saya mau bangkit.. Dan Saya melihat disinilah Saya ditunjukkan jalan oleh Allah untuk berproses ke arah yang lebih baik.

Alhamdulillah... Semangat inilah yang membuatku berfikir, betapa rugi dan sia-sianya jika tidak memanfaatkan kelas ini untuk menjadi Cekatan sampai akhir. Kata Bu Septi "high energy ending".



🌸🌸🌸

Alhamdulillah.... Selama kelas Kupu-Kupu tidak Ada halangan yang berarti. Pun sampai pembuatan selebrasi sangat dimudahkan. Walaupun orang di rumah pada heran kenapa emaknya nyanyi lagi Kupu-Kupu terus sambil coret-coret muka pake kuas cat tembok πŸ˜‚πŸ˜‚.

Grup Buncek Sulawesi pada heboh dengan pembagian tugas nyanyi sambil corat coret kertas dan wajah yang kemudian bermetamorfosis menjadi Kupu-Kupu syantik. Ada yang kecanduan pake fitur butterfly IG yang dishare ke grup. Ada  yang suara nyanyinya keren. Ada yang Lupa lirik Dan Ada juga yang belum mudeng πŸ˜„πŸ˜„

Dengan potongan video yang kami buat, bun Ricca mengolahnya dengan apik menjadi video selebrasi yang berkesan dari IP Sulawesi. Semoga yang nonton suka ya...



#aliranrasabuncek1
#selebrasibuncek1

Selasa, 07 Juli 2020

Jurnal Minggu ke-7 Kelas Kupu-Kupu




Bismillahirrahmanirrahim...

Pekan ke-7... Artinya tinggal sepekan lagi kelas Bunda Cekatan akan berakhir. Tinggal selangkah lagi kelas mentorship akan tutup buku, tergantung personal nya apakah akan melanjutkan ataukah stop.

Di pekan ini, Batara mentor dan mentee saling mengirimkan surat cinta. Mengutarakan perasaan terdalamnya terkait program mentoring ini. Selain itu, selaku mentor harus menjelaskan perkembangan menteenya dan sebagai mentee juga menceritakan perkembangan kemajuan mentornya.

Setelah itu menggambarkan perumpamaan perkembangan diri dalam bentuk kupu-kupu. Kupu-kupu diwarnai sesuka hati secerah atau sekelam apapun warnanya, itu adalah pilihan masing-masing. Dan gambar yang dibuat pun menunjukkan kondisi hati dan perasaannya selama mengikuti kelas mentoring ini.

Surat cinta

Selaku mentor, saya telah menyerahkan surat cinta ke mentee ku. Surat yang kubuat sesuai dengan perasaanku selama membersamai mereka.



Alhamdulilah sudah mendapatkan balasan dari kedua Mentee dan semuanya membuat meleh dan terharu. Merasa belum melakukan hal yang banyak tapi diapresiasi sedemikian rupa. Luv u all sisters 😘😘.

Surat dari Mba Dyah


🌸🌸🌸🌷🌷🌷🌻🌻🌻🌹🌹🌹

Dear Mentorku yang baik...

Pertama-tama mohon maaf atas keterlambatan balasan saya πŸ™

Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, Mba Nelly telah bersabar mendampingi saya yang penuh kekurangan ini. 

Selama tujuh pekan ini saya belajar untuk menaklukkan rasa ingin berhenti karena lelah menjalani multitasking saat punya bayi. Saya merasa menjalani mentoring sekedarnya saja. Toh yang mengerjakan juga suami. Tapi sekarang saya melihatnya dengan perspektif yang berbeda. Ini adalah bentuk support saya untuk suami. Karena saya lihat dengan saya mengupdate progres aquaponik ini, beliau semakin bersemangat. Meskipun lelah berbagi tenaga dan pikiran untuk pekerjaan lainnya, termasuk membantu saya mengasuh bayi, beliau "keep going" menjalani berbagai keribetan membangun instalasi. Ini membuat saya terharu, dan menguatkan hati untuk "keep going" juga.

Terima kasih juga, Mba Nelly bersedia menjawab pertanyaan-pertanyaan receh saya yang kadang mengganggu istirahat πŸ™

Dengan segala kerendahan hati saya bersyukur dipertemukan dengan pembimbing yang penuh kesabaran, selalu mensupport kemajuan saya meskipun sedikit.

Jazaakillahu khairan, semoga setiap hari dalam hidup Mba Nelly penuh berkah aamiin.. 

Peluk jauh dari seputaran pantai Teluk Penyu πŸ€—πŸ˜˜❤️

Dyah

🌹🌹🌹🌻🌻🌻🌷🌷🌷🌸🌸🌸

Surat dari Mba Fita



🌸🌸🌸

Surat dari mentor juga sudah saya terima dari Mba Aisyah


Surat pun kubalas kepadanya



Rayakan kemajuan

Saatnya merayakan kemajuan selaku mentee ataupun mentor. Mengucapkan terimakasih untuk semua pihak yang telah berjasa dalam kelas kupu-kupu ini. Terima kasih kepada mentor yang telah mengarahkan dan membimbing, sehingga nampak nyata kemajuan dari program yang diharapkan dan dibutuhkan. #terimakasihmentor

Berterimakasih pula kepada mentee, yang dengannya akhirnya bisa merasakan pengalaman sebagai mentor dan bisa berbagi ilmu dan bermanfaat bagi orang lain. #terimakasihmentee




Kupu-kupu

Kupu-kupu telah selesai diwarnai. Berbagai macam warna ada disana. Warna yang menyimbolkan harapan, motivasi, kesyukuran, persahabatan dan juga kebahagiaan. Meski demikian tetap ada semburat kelam di dalamnya yang menyimbolkan kegalauan dan kejenuhan dan kebingungan diawal program Bunda Cekatan pada kelas ulat-ulat.

Semakin akhir alhamdulilah semakin ketemu titik terangnya. Semakin banyak ilmu yang saya tangkap dan semakin banyak harapan akan mampu berguna bagi manusia sekitar.



#jurnalke7
#tahapkupukupu
#buncek1
#institutibuprofesional